Wednesday, 29 March 2017

Semangat Tugas Akhir


"Gimana Skripsinya, udah sampai mana?"
Yup, Tugas Akhir ataupun Skripsi sering kali menjadi salah satu hal yang dianggap horror untuk sebagian besar mahasiswa khususnya bagi para mahasiswa semester akhir, karena inilah yang akan menentukan seorang mahasiswa layak atau tidaknya mendapatkan sebuah kelulusan.
Sebenarnya Tugas Akhir ataupun Skripsi bukan sesuatu yang harusnya membuatmu frustasi, tapi disana lah waktu yang kamu miliki untuk menunjukkan kemampuan yang kamu miliki sebenarnya.
Tugas Akhir ataupun Skripsi bukan hanya soal kepintaran, tapi juga tentang sebuah niat dan usaha yang kuat dan konsisten. Hanya sekedar pintar saja tidak akan menyelamatkanmu dari kemungkinan gagal. Tapi kamu butuh sebuah niat dari awal dan usaha yang tak pernah terputus.

Oke, sekedar berbagi pengalaman, saya akan membagikan beberapa hal yang mungkin dapat bermanfaat. Inilah hal yang dulu saya lakukan pada diri saya sendiri.

Wednesday, 22 February 2017

Aku Muslim dan Sebuah Yayasan Non-Muslim


Saya muslim dan saya terlahir dari keluarga muslim, ayah saya adalah lulusan dari salah satu sekolah yang dinaungi yayasan pendidikan islam di Jakarta, adik-adik saya sekolah di sekolah menengah pertama yang juga dipimpin oleh yayasan pendidikan islam, dan saya sangat bangga terhadap cara orang tua saya mendidik anak-anaknya, mereka selalu berusaha untuk bersikap adil sebaik mungkin, mereka tidak pernah memperlakukan keputusan yang sama untuk setiap anaknya, mereka juga sosok yang tegas tapi tidak memaksa, jika saya selalu mengikuti semua keputusannya dulu, ya itu karena saya memang tidak punya pengalaman sehingga tidak berani untuk menolak, termasuk saat beliau memutuskan saya untuk menimba pendidikan di sekolah menengah pertama yang dinaungi oleh sebuah yayasan non-muslim. 

Saya Meirina Suci Ridha, lulusan dari Madrasah Diniyah Irsadul Aulad kemudian tercatat sebagai

Terima Kasih untuk Diriku yang Selalu Kembali Berjalan Setelah Jatuh

Rasanya sudah sering kali saya mengucapkan terima kasih kepada orang lain dengan berbagai macam alasan, mulai dari ungkapan sopan-santun, balasan atas sanjungan/pujian, menjawab kritik dan masukan, ucapan balasan atas suatu pertolongan, atau bahkan kadang hanya sekedar untuk mengakhiri sebuah perdebatan.
Tapi nampaknya saya belum pernah mengucapkan ucapan tersebut untuk diri saya sendiri yang selalu kembali berjalan setelah terjatuh,


Apa salahnya saya mengucakan terima kasih untuk diri saya sendiri? Narsis? Hm, iyakah? 
Saya rasa tidak!
Ucapan terima kasih dari kita untuk diri kita sendiri rasanya adalah salah satu ucapan terima kasih yang paling tulus yang pernah diterima.

Bukankah penghargaan terhadap diri sendiri juga hal yang sama pentingnya? setidaknya jika tidak karena adanya dorongan dari diri sendiri maka kita tidak akan pernah mencapai waktu-waktu membanggakan dalam hidup walau dengan sebesar apapun dorongan, pertolongan dan semangat yang diberikan oleh orang lain.


Wednesday, 15 February 2017

Ketidakjujuran selalu mengantarkan pada masalah yang tidak kunjung usai di perusahaan

Bicara tentang kejujuran nampaknya tidak pernah menjadi hal yang sederhana. 
Bukan hanya tentang perorangan, beberapa perusahaan pun nampaknya masih terlihat sulit menerapkan arti dari kata yang satu ini. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan predikat yang baik agar dapat terlihat baik di mata konsumen, rekan bisnis dan pesaing. 

Tak sedikit perusahaan yang melakukan rekayasa dokumen untuk kepentingan perusahaannya.

Tuesday, 23 August 2016

Apa yang salah dengan nilai 0?

"Tadi mas dapet nilai 0 bun di sekolah" ucapnya dengan nada yang tanpa rasa menyesal sedikitpun
Ia sepupu saya, masih kecil memang, kelas 1 sekolah dasar. Tapi, seringkali kejadian yang terjadi padanya membuat saya cukup mengelus dada, jika beberapa waktu yang lalu saya membagikan sejumlah pertanyaan darinya di akun facebook saya, maka kali ini ia membuat saya kembali berfikir, "Apa yang salah?"

Ia-lah Lelaki yang Mencintaimu dengan Cara Istimewa



Siapa sangka kalau ia adalah lelaki yang hangat penuh cinta,
Cintanya terlalu indah untuk gadis keras kepala yang mudah emosi, 

Bagaimana tidak?

Monday, 22 August 2016

Rumah

Hahahah udah lama nggak ngepost, yah maklum lah ya .... (maklum apan? nggak tau dah maklum apaan, maklumin ajalah ya hahahhaha #EvilsLaugh)

Lelah, Marah, Sesak



Mungkin karena terlalu banyak dongeng pengantar tidur saat kecil dulu,
Lantas kamu berusaha untuk menjadi layaknya si tokoh utama,

Tuesday, 18 August 2015

Silent heart

Tahu rasanya lelah seharian di tempat kerja dimana disana hal yang kamu lakukan tidak akan ternilai jika kamu tidak mengumbarnya pada atasanmu? Sedangkan di sisi lain kamu berfikir jika perusahaan seharusnya dapat dengan sendirinya menilai  kinerjamu.