"Tadi mas dapet nilai 0 bun di sekolah" ucapnya dengan nada yang tanpa rasa menyesal sedikitpun Ia sepupu saya, masih kecil memang, kelas 1 sekolah dasar. Tapi, seringkali kejadian yang terjadi padanya membuat saya cukup mengelus dada, jika beberapa waktu yang lalu saya membagikan sejumlah pertanyaan darinya di akun facebook saya, maka kali ini ia membuat saya kembali berfikir, "Apa yang salah?"
"Gimana Skripsinya, udah sampai mana?" Yup, Tugas Akhir ataupun Skripsi sering kali menjadi salah satu hal yang dianggap horror untuk sebagian besar mahasiswa khususnya bagi para mahasiswa semester akhir, karena inilah yang akan menentukan seorang mahasiswa layak atau tidaknya mendapatkan sebuah kelulusan. Sebenarnya Tugas Akhir ataupun Skripsi bukan sesuatu yang harusnya membuatmu frustasi, tapi disana lah waktu yang kamu miliki untuk menunjukkan kemampuan yang kamu miliki sebenarnya. Tugas Akhir ataupun Skripsi bukan hanya soal kepintaran, tapi juga tentang sebuah niat dan usaha yang kuat dan konsisten. Hanya sekedar pintar saja tidak akan menyelamatkanmu dari kemungkinan gagal. Tapi kamu butuh sebuah niat dari awal dan usaha yang tak pernah terputus. Oke, sekedar berbagi pengalaman, saya akan membagikan beberapa hal yang mungkin dapat bermanfaat. Inilah hal yang dulu saya lakukan pada diri saya sendiri.
https://www.instagram.com/p/BdVd145AMao/?taken-by=01_binner Jumat, 8/11/2017 adalah tanggal habis masa kontrak antara Aku dan Tuhan atas peminjaman salah satu insannya. 22 tahun Ia dipinjamkan Tuhan untuk menjaga, mendidik, merawat, mengasihi dan menyayangi gadis keras kepala yang satu ini, dan sudah saatnya untuk kembali
Comments
Post a Comment
Mohon kritik dan sarannya :-)